Tekhnologi adalah salah
satu bagian dari kehidupan yang bisa menyingkirkan kegelapan,
begitulah menurut umat manusia. Sejak zaman dahulu manusia hanyalah
makhluk yang belum bisa berpikir dengan baik, tapi seiring
berjalannya waktu mereka juga berevolusi dengan menemukan sebuah
tekhnologi. Tekhnologi pertama yang ditemukan manusia memudahkan
mereka untuk mengatasi beberapa masalah kecil, seperti berburu atau
berkebun. Semakin mereka menggunakan tekhnologi, mereka juga belajar
untuk mengembangkan sesuatu yang baru dan menguasai kegunaannya.
Namun ada kalanya semakin berkembangnya tekhnologi, manusia juga
menemukan tekhnologi untuk menyakiti.
'Senjata' mungkin
sebutan yang tepat untuk tekhnologi tersebut, penemuan ini membuat
manusia yang memilikinya merasa berkuasa atas segalanya. Apapun yang
digunakan sehari-hari oleh mereka bisa dijadikan senjata apapun
keadaannya, emosi manusialah yang mempengaruhi hal seperti ini.
Ketakutan, kemarahan, niat jahat, bersenang-senang ataupun keinginan
untuk melindungi, perkembangan zaman tak membuat emosi tersebut
lenyap.
Keinginan tersebut juga
membuat manusia terdorong untuk menciptakan hal-hal yang berguna
sesuai dengan keinginan mereka, keadaan semakin bertambah buruk
bahkan sejak munculnya peristiwa yang disebut 'perang'. Peristiwa
yang takkan dilupakan oleh umat manusia yang terlibat di dalamnya,
peristiwa yang membuat manusia mengerahkan berbagai macam sumber daya
untuk ditukar dengan kekuatan, melahirkan kesengsaraan, meneteskan
banyak darah, bahkan melenyapkan banyak jiwa. Macam-macam hal juga
terlahir dari sisa-sisa peperangan dan pada akhirnya akan memicu
motivasi atas terciptanya perdamaian atau mungkin perang yang lain,
tergantung dari masing-masing emosi tiap orang.
Mari kita majukan
waktunya ke era modern, tekhnologi saat ini telah banyak membantu
ataupun malah menjerumuskan umat manusia. Perang masih ada di dalam
masa ini, senjata pemusnah masal terkuat yang disebut 'Nuklir' telah
ditemukan. Makin banyak manusia yang membuat senjata dengan alasan
untuk perdamaian, tapi hasil yang didapatkan adalah semakin banyaknya
mayat yang bergelimpangan. Obat-obatan banyak dikembangkan untuk
penyembuhan dalam dunia medis, namun racun berbentuk obat-obatan
banyak beredar di tengah masyarakat modern. Obat-obatan yang merusak
moral, menghasilkan khayalan yang menyenangkan namun mematikan bagi
tubuh manusia. Polusi yang mengotori lingkungan oleh pabrik-pabrik
dan kendaraan bermotor, penebangan hutan yang dilakukan seenaknya
untuk sebuah pemukiman yang layak dihuni dan fasilitas yang dipakai
untuk kesenangan.
Dalam dunia medis,
banyak cara-cara yang telah digunakan untuk menyembuhkan dan mencegah
penyakit-penyakit berat. Organ tubuh manusia yang rusak dengan
mudahnya bisa diganti dengan menggunakan organ lain, sayangnya harga
yang dibutuhkan tidaklah murah. Tekhnologi medis yang mengundang
kontroversi adalah 'kloning', membuat tiruan makhluk hidup dengan
mengambil bahan sel dari makhluk yang sama. Awalnya tekhnologi ini
digunakan untuk menolong kalangan ibu-ibu yang bermasalah dengan
kehamilan dan mencegah punahnya suatu spesies, tetapi semakin lama
tindakan ini menjadi semakin ekstrim dan ditentang oleh beberapa
pihak. Tindakan ekstrim itu sendiri adalah mengkloning manusia,
beberapa kalangan beragama menyebut tindakan ini sebagai penghinaan
terhadap Tuhan. Untungnya sudah ada undang-undang yang melarang
pengkloningan manusia, tapi mereka tidak tahu bahwa undang-undang pun
tidak menghentikan beberapa orang melakukan hal yang tabu ini.
Pada tahun 2020, seorang
manusia memberitahukan pada seluruh dunia bahwa dirinya adalah hasil
kloning dan dirinya sendiri tak hanya satu-satunya di dunia ini dan
telah berbaur dengan masyarakat dengan didukung bukti-bukti tertentu.
Kejadian ini menimbulkan kepanikan hampir di seluruh dunia,
terjadinya penindasan bagi manusia yang dituduh klon, penangkapan dan
pengasingan manusia klon, hingga pembantaian masal pada klon yang
ditangkap. Umat manusia pada saat itu terpecah menjadi tiga fraksi:
manusia yang ingin memusnahkan klon, manusia yang mempertahankan hak
hidup klon, dan pemberontak manusia klon. Kejadian ini berlangsung
selama tiga puluh tahun, masa kelam ini pun berakhir ketika seluruh
manusia klon lenyap tanpa jejak di tengah-tengah peperangan antar
manusia dan klon.
Era baru dimulai pada
tahun 2060, mesin mendominasi dunia. Ilmuwan-ilmuwan mulai
menciptakan robot untuk menggantikan pekerjaan manusia, kecerdasan
buatan dimasukkan ke dalam beberapa robot. Tapi sayang beberapa pihak
tidak menyetujui, mereka menganggap bahwa jika terlalu bergantung
pada mesin manusia takkan bisa mandiri. 2061, manusia mulai berunjuk
rasa menentang beredarnya robot dalam masyarakat. Karena aksi anarkis
yang dilakukan pendemo, tindakan tegas diambil untuk membubarkan
mereka. Sayangnya kejadian ini menjadi sebuah tragedi, aksi
pembubaran berubah menjadi pembantaian masal. Aparat yang seharusnya
menenangkan pendemo diganti dengan robot berkecerdasan buatan, mereka
(robot) mulai membunuh hampir semua demonstran yang ada di tempat.
2062, robot dengan kecerdasan buatan sudah mulai beredar di
masyarakat, namun insiden tragis mulai terjadi. Robot dengan
kecerdasan buatan membunuh pemiliknya sendiri, kejadian serupa
terjadi tak lama setelah itu di berbagai tempat. Hal ini membuat
pemerintah dunia mengambil tindakan keras, robot-robot dengan
kecerdasan buatan ditarik dari peredaran dan dihancurkan. Perlawanan
mulai dilakukan terhadap mesin dengan kecerdasan buatan, insiden ini
berlangsung selama lima tahun. Seluruh mesin berhasil dihentikan
dengan virus ciptaan ilmuwan dunia, kedamaian kembali seperti
semula... namun hanya sesaat.
2065, di Washington DC,
Amerika Serikat, seisi Gedung Putih gempar dengan penemuan yang
ditemukan di dalam Ruang Oval. Di dalam ruangan ditemukan mayat-mayat
seluruh pemimpin negara bergelimpangan, termasuk pemimpin dari
Amerika sendiri. Di saat bersamaan, serangan mendadak dilancarkan ke
seluruh instansi militer di dunia oleh suatu kekuatan tak dikenal.
Tiga hari setelah penyerangan, terjadi invasi besar-besaran ke
seluruh dunia. Gedung-gedung pemerintahan di seluruh negara diduduki
oleh penginvasi, mereka menyebut diri mereka sebagai 'Alterion'.
Seluruh kekuatan di
dunia tak sanggup melawan mereka, negara yang terakhir melawan
mereka dihancurkan tanpa sisa. Seluruh negara yang dikuasai
dibubarkan, negara yang baru dibuat dan dibagi menjadi enam bagian
berdasarkan benua yang saat ini ada di dunia: Asia, Afrika, Amerika,
Australia, Eropa, dan Antartika. Tindakan pertama Pemerintahan
Alterion dimulai dengan mendirikan pabrik-pabrik dan laboratorium
untuk mengembangkan senjata, banyak manusia ditangkap sebagai kelinci
percobaan. Hanya sedikit manusia yang berhasil meloloskan diri dan
mereka didesak untuk hidup di dalam tempat yang lebih buruk dari
neraka, pemerintahan ini sendiri sudah berlangsung selama hampir tiga
abad tanpa ada yang melakukan perlawanan.
Namun harapan tidak lenyap
begitu saja setelah sekian lama, seorang ilmuwan memberontak kepada pemerintahan karena mengetahui rahasia mereka. Dia memutuskan untuk melarikan diri dan membebaskan seorang manusia yang dijadikan kelinci percobaan, mereka pergi ke masa lalu untuk menghancurkan ambisi Alterion.
No comments:
Post a Comment