Saturday, July 28, 2012

Prologue


Tekhnologi adalah salah satu bagian dari kehidupan yang bisa menyingkirkan kegelapan, begitulah menurut umat manusia. Sejak zaman dahulu manusia hanyalah makhluk yang belum bisa berpikir dengan baik, tapi seiring berjalannya waktu mereka juga berevolusi dengan menemukan sebuah tekhnologi. Tekhnologi pertama yang ditemukan manusia memudahkan mereka untuk mengatasi beberapa masalah kecil, seperti berburu atau berkebun. Semakin mereka menggunakan tekhnologi, mereka juga belajar untuk mengembangkan sesuatu yang baru dan menguasai kegunaannya. Namun ada kalanya semakin berkembangnya tekhnologi, manusia juga menemukan tekhnologi untuk menyakiti.

'Senjata' mungkin sebutan yang tepat untuk tekhnologi tersebut, penemuan ini membuat manusia yang memilikinya merasa berkuasa atas segalanya. Apapun yang digunakan sehari-hari oleh mereka bisa dijadikan senjata apapun keadaannya, emosi manusialah yang mempengaruhi hal seperti ini. Ketakutan, kemarahan, niat jahat, bersenang-senang ataupun keinginan untuk melindungi, perkembangan zaman tak membuat emosi tersebut lenyap.

Keinginan tersebut juga membuat manusia terdorong untuk menciptakan hal-hal yang berguna sesuai dengan keinginan mereka, keadaan semakin bertambah buruk bahkan sejak munculnya peristiwa yang disebut 'perang'. Peristiwa yang takkan dilupakan oleh umat manusia yang terlibat di dalamnya, peristiwa yang membuat manusia mengerahkan berbagai macam sumber daya untuk ditukar dengan kekuatan, melahirkan kesengsaraan, meneteskan banyak darah, bahkan melenyapkan banyak jiwa. Macam-macam hal juga terlahir dari sisa-sisa peperangan dan pada akhirnya akan memicu motivasi atas terciptanya perdamaian atau mungkin perang yang lain, tergantung dari masing-masing emosi tiap orang.

Mari kita majukan waktunya ke era modern, tekhnologi saat ini telah banyak membantu ataupun malah menjerumuskan umat manusia. Perang masih ada di dalam masa ini, senjata pemusnah masal terkuat yang disebut 'Nuklir' telah ditemukan. Makin banyak manusia yang membuat senjata dengan alasan untuk perdamaian, tapi hasil yang didapatkan adalah semakin banyaknya mayat yang bergelimpangan. Obat-obatan banyak dikembangkan untuk penyembuhan dalam dunia medis, namun racun berbentuk obat-obatan banyak beredar di tengah masyarakat modern. Obat-obatan yang merusak moral, menghasilkan khayalan yang menyenangkan namun mematikan bagi tubuh manusia. Polusi yang mengotori lingkungan oleh pabrik-pabrik dan kendaraan bermotor, penebangan hutan yang dilakukan seenaknya untuk sebuah pemukiman yang layak dihuni dan fasilitas yang dipakai untuk kesenangan.

Dalam dunia medis, banyak cara-cara yang telah digunakan untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit-penyakit berat. Organ tubuh manusia yang rusak dengan mudahnya bisa diganti dengan menggunakan organ lain, sayangnya harga yang dibutuhkan tidaklah murah. Tekhnologi medis yang mengundang kontroversi adalah 'kloning', membuat tiruan makhluk hidup dengan mengambil bahan sel dari makhluk yang sama. Awalnya tekhnologi ini digunakan untuk menolong kalangan ibu-ibu yang bermasalah dengan kehamilan dan mencegah punahnya suatu spesies, tetapi semakin lama tindakan ini menjadi semakin ekstrim dan ditentang oleh beberapa pihak. Tindakan ekstrim itu sendiri adalah mengkloning manusia, beberapa kalangan beragama menyebut tindakan ini sebagai penghinaan terhadap Tuhan. Untungnya sudah ada undang-undang yang melarang pengkloningan manusia, tapi mereka tidak tahu bahwa undang-undang pun tidak menghentikan beberapa orang melakukan hal yang tabu ini.

Pada tahun 2020, seorang manusia memberitahukan pada seluruh dunia bahwa dirinya adalah hasil kloning dan dirinya sendiri tak hanya satu-satunya di dunia ini dan telah berbaur dengan masyarakat dengan didukung bukti-bukti tertentu. Kejadian ini menimbulkan kepanikan hampir di seluruh dunia, terjadinya penindasan bagi manusia yang dituduh klon, penangkapan dan pengasingan manusia klon, hingga pembantaian masal pada klon yang ditangkap. Umat manusia pada saat itu terpecah menjadi tiga fraksi: manusia yang ingin memusnahkan klon, manusia yang mempertahankan hak hidup klon, dan pemberontak manusia klon. Kejadian ini berlangsung selama tiga puluh tahun, masa kelam ini pun berakhir ketika seluruh manusia klon lenyap tanpa jejak di tengah-tengah peperangan antar manusia dan klon.

Era baru dimulai pada tahun 2060, mesin mendominasi dunia. Ilmuwan-ilmuwan mulai menciptakan robot untuk menggantikan pekerjaan manusia, kecerdasan buatan dimasukkan ke dalam beberapa robot. Tapi sayang beberapa pihak tidak menyetujui, mereka menganggap bahwa jika terlalu bergantung pada mesin manusia takkan bisa mandiri. 2061, manusia mulai berunjuk rasa menentang beredarnya robot dalam masyarakat. Karena aksi anarkis yang dilakukan pendemo, tindakan tegas diambil untuk membubarkan mereka. Sayangnya kejadian ini menjadi sebuah tragedi, aksi pembubaran berubah menjadi pembantaian masal. Aparat yang seharusnya menenangkan pendemo diganti dengan robot berkecerdasan buatan, mereka (robot) mulai membunuh hampir semua demonstran yang ada di tempat. 2062, robot dengan kecerdasan buatan sudah mulai beredar di masyarakat, namun insiden tragis mulai terjadi. Robot dengan kecerdasan buatan membunuh pemiliknya sendiri, kejadian serupa terjadi tak lama setelah itu di berbagai tempat. Hal ini membuat pemerintah dunia mengambil tindakan keras, robot-robot dengan kecerdasan buatan ditarik dari peredaran dan dihancurkan. Perlawanan mulai dilakukan terhadap mesin dengan kecerdasan buatan, insiden ini berlangsung selama lima tahun. Seluruh mesin berhasil dihentikan dengan virus ciptaan ilmuwan dunia, kedamaian kembali seperti semula... namun hanya sesaat.

2065, di Washington DC, Amerika Serikat, seisi Gedung Putih gempar dengan penemuan yang ditemukan di dalam Ruang Oval. Di dalam ruangan ditemukan mayat-mayat seluruh pemimpin negara bergelimpangan, termasuk pemimpin dari Amerika sendiri. Di saat bersamaan, serangan mendadak dilancarkan ke seluruh instansi militer di dunia oleh suatu kekuatan tak dikenal. Tiga hari setelah penyerangan, terjadi invasi besar-besaran ke seluruh dunia. Gedung-gedung pemerintahan di seluruh negara diduduki oleh penginvasi, mereka menyebut diri mereka sebagai 'Alterion'.

Seluruh kekuatan di dunia tak sanggup melawan mereka, negara yang terakhir melawan mereka dihancurkan tanpa sisa. Seluruh negara yang dikuasai dibubarkan, negara yang baru dibuat dan dibagi menjadi enam bagian berdasarkan benua yang saat ini ada di dunia: Asia, Afrika, Amerika, Australia, Eropa, dan Antartika. Tindakan pertama Pemerintahan Alterion dimulai dengan mendirikan pabrik-pabrik dan laboratorium untuk mengembangkan senjata, banyak manusia ditangkap sebagai kelinci percobaan. Hanya sedikit manusia yang berhasil meloloskan diri dan mereka didesak untuk hidup di dalam tempat yang lebih buruk dari neraka, pemerintahan ini sendiri sudah berlangsung selama hampir tiga abad tanpa ada yang melakukan perlawanan.

Namun harapan tidak lenyap begitu saja setelah sekian lama, seorang ilmuwan memberontak kepada pemerintahan karena mengetahui rahasia mereka. Dia memutuskan untuk melarikan diri dan membebaskan seorang manusia yang dijadikan kelinci percobaan, mereka pergi ke masa lalu untuk menghancurkan ambisi Alterion.

No comments:

Post a Comment