PERTEMPURAN
Oslo,
Norwegia, 12 Oktober 2010, 06:00. Matahari sudah terbit dan menyinari
seluruh kota, termasuk tempat pembuangan sampah di mana Francis dan
Claudia berada sekarang. Kini Claudia berhadapan dengan sosok Francis
yang menjadi gagah, dia memakai baju merah dengan motif garis
berwarna kuning di sekujur tubuhnya. Di dadanya ada sebuah simbol
segitiga bertumpuk, lambang segitiga berwarna merah ada di atas
lambang segitiga terbalik berwarna kuning. Di setiap bagian tubuh
mulai dari pundak, siku, lutut, punggung tangan dan telapak tangan
terpasang semacam mutiara.
Francis:
“Kau tidak apa-apa?”
Claudia:
“Kak Zero?”
Francis:
“Ya ini aku, kau tidak apa-apa?”
Claudia:
“I... iya, hanya jatuh saja.”
Francis:
“Biar kubantu.” (mengulurkan tangan)
Claudia:
“Terima kasih.”
Francis:
“Padahal tadi kau sudah kusuruh untuk tetap bersama dua orang tolol
itu... tunggu... aku sudah bisa bahasa Norwegia lagi, aku sekarang
sudah mengerti perkataanmu kembali.”
Claudia:
“Cepat sekali kak Zero berganti baju.”
Francis:
“Daripada memikirkan itu, bagaimana kau bisa dapat helm ini?”
Claudia:
“Paman dengan wajah seperti tengkorak menyuruhku memberikannya
padamu.”
Francis:
“Uchida... dia di sini sekarang?”
Claudia:
“Ya, dia jatuh dari atas langit dan terlihat kelaparan.”
Francis:
“Ups... salahku.”
Mendadak
tanah bergetar dengan keras, dari dalam tempat pembuangan besi
rongsokan muncul sosok yang sangat besar. Absorber yang dilempar oleh
Francis sudah bangkit kembali dengan wujud yang menyeramkan dan
ukuran yang setara dengan sebuah gedung pencakar langit, absorber
berkepala ular, bersayap kelelawar, bertubuh laba-laba lengkap dengan
kaki-kakinya.
Francis:
“Claudia, aku ingin kau segera lari dari sini bersama dengan dua
orang tolol itu. Sup di rumahmu masih ada?”
Claudia:
“Ada, tapi ibu menyimpannya untuk sarapan.”
Francis:
“Berikan pada Uchida, orang yang memberikan helm padamu tadi. Nanti
makanan itu akan kuganti, ibumu pasti akan mengerti.”
Claudia:
“Tapi supnya belum dihangatkan.”
Francis:
“Cepat berikan saja! Percaya saja padaku, aku ini seorang pria
dewasa! Bisakah setidaknya kau mencoba untuk percaya?!”
Claudia:
“Kak Zero... baiklah, cepatlah kembali.”
Francis:
“Sekarang, sampai mana kita?”
MEMULAI
ANALISA SUBYEK
JENIS
ORGANISME
CYBER
TIPE
ABSORBER
LEVEL
KEKUATAN
35
%
KELEMAHAN
API
Francis:
“Aku tahu hal seperti itu, masalahnya adalah hal seperti ini bisa
menarik perhatian orang sekitar. Paling tidak aku harus melawannya di
tempat sepi, sekarang juga sudah pagi.”
MENCARI
SOLUSI YANG BISA DIGUNAKAN
MOHON
DITUNGGU
SOLUSI
DITEMUKAN
GUNAKAN
PEMINDAH DIMENSI
CARA
PENGGUNAAN
TARIK
DAN PUTAR KENOP DI DADA 45% KE KIRI
AKTIFKAN
DENGAN MENEKAN KENOP
Francis:
“Hey, praktis juga. Baiklah, jadi lambang ini adalah kenop? Biar
kulihat, tarik lambang segitiga ini ke kanan sedikit kemudian tekan.”
Lambang
segitiga merah itu diputar menjadi segitiga terbalik dan ditekan,
sekarang di dadanya hanya ada lambang segitiga merah. Sesuatu terjadi
pada seluruh tubuh Francis setelah dia melakukan instruksi, lambang
segitiga terbalik itu mengalirkan semacam energi melalui garis-garis
kuning dan membuat mutiara-mutiara di sekujur tubuhnya bersinar
kemerahan.
MENGISI
TENAGA
TENAGA
MAKSIMUM
PEMINDAH
DIMENSI DIAKTIFKAN
KUNCI
SASARAN DAN TEMBAKKAN SINAR PEMINDAH
Francis:
“Tembakkan? Lewat mana?”
SASARAN
TERKUNCI
BERSIAP
UNTUK MENEMBAK
Lambang
segitiga merah di dadanya mulai bersinar, dia kemudian membusungkan
dadanya. Semakin lama lambang itu makin terang, kemudian sinar merah
meluncur keluar dari dadanya dan mengenai absorber. Dalam sekejap
mata, absorber raksasa itu menghilang bersama dengan Francis di
tempat kejadian.
Sementara
itu di kediaman keluarga Welsley, Albert, Jacques, dan Claudia sedang
duduk di ruang makan. Mereka melihat Uchida yang duduk di kursi dan
sedari tadi kelihatan lemas, Claudia kemudian membuka tutup panci
berisi sup di atas meja. Asap membubung dari dalamnya, Albert dan
Jacques ngiler begitu mencium baunya. Mereka langsung mengambil
sendok dan garpu serta piring di atas meja.
Claudia:
“Jangan dimakan, ini untuk paman Uchida. nanti kalian semua akan
dapat kalau paman Uchida sudah selesai, biar kuambilkan dulu
untuknya.”
Ketika
Claudia akan mengambil sup, aroma dari sup itu masuk ke dalam hidung
Uchida. Hidungnya mulai bergerak-gerak, badannya yang berbentuk oval
bergetar kencang. Pintu di dadanya menjeblak terbuka, dari dalamnya
keluar sebuah selang. Claudia, Albert, dan Jacques kaget dan menjauhi
meja. Selang dari dalam dadanya bergerak seperti ular, selang itu
berjalan ke arah sup. Ujung selang itu masuk ke dalam panci dan
menyedot seluruh isinya, membuat semacam meteran di dalam tubuhnya
naik bersamaan dengan itu. Uchida kini membuka matanya dan menengadah
ke atas, dia berteriak keras.
Uchida:
“HUAAAAH!! Hah... hah... hah... kukira aku akan mati, akhirnya aku
bertenaga kembali.(menepuk tangan) Gochisou-sama, masuklah.”
Selang
itu masuk ke dalam tubuh Uchida, pintu di dadanya dia tutup kembali.
Dia melihat Albert yang melihat secara sembunyi-sembunyi dari bawah
meja, Jacques yang melihat dari balik dinding, serta Claudia yang
berdiri di hadapannya. Uchida kemudian berdiri, dia mendekati
Claudia.
Uchida:
“Sebelumnya boleh aku tahu siapa yang memberiku makanan? Kau?
(melihat Albert namun dia menggeleng) Kau? (melihat Jacques dan
dijawab dengan gelengan) Atau kau, gadis kecil?”
Claudia
mengangguk, tangan kanan Uchida mendekati wajahnya. Dia mengusap-usap
pipinya dengan jari telunjuknya yang besar, Claudia sama sekali tidak
terlihat ketakutan. Albert dan Jacques sendiri saking ketakutan dan
hanya bisa melihat, Uchida kemudian berhenti mengusap-usap dan
memandangi Claudia.
Uchida:
“Kau tidak takut?”
Claudia:
“Sedikit.”
Uchida:
“Terima kasih karena telah memberiku makan, tapi... apa hanya itu
saja yang kau punya?”
Claudia:
“Hanya itu satu-satunya yang tersisa di rumah.”
Uchida:
“Yareyare (astaga), energiku hanya terisi 25%. Aku hanya bisa
bertahan selama 6 jam mulai dari sekarang, aku harus cari sumber
tenaga di lain tempat. Tapi sekarang sudah pagi, aku takkan bisa
keluar dengan kondisi seperti ini.”
Claudia:
“Maaf, apa paman teman kak Zero? Paman bisa menolongnya?”
Uchida:
“Francis? Benar, di mana dia sekarang?”
Claudia:
“Tadi dia melawan monster besar di tempat pembuangan sampah, kak
Zero juga berganti baju lengkap dengan helm yang paman berikan.”
Uchida:
“Dia sudah bertransformasi? Lalu kau tahu apa yang terjadi setelah
itu?”
Claudia:
“Tadi aku disuruh untuk membawa paman Uchida bersama dengan mereka,
(menunjuk Albert dan Jacques) aku juga disuruh memberi paman makan.
Setelah paman dibawa ke sini, aku sempat melihat cahaya merah dari
tempat pembuangan.”
Uchida:
“Syukurlah, itu berarti sekarang dia sudah berpindah tempat. Kau
tak usah khawatir, sekarang dia baik-baik saja.”
Claudia:
“Benarkah?”
Uchida:
“Benar, siapa namamu?”
Claudia:
“Aku Claudia, salam kenal.”
Claudia
mengulurkan tangannya, Uchida sendiri memberikan jari telunjuknya dan
dijabat oleh Claudia. Wajah Uchida sendiri nampak terlihat senang,
mendadak dia melihat Albert dan Jacques yang kondisinya sudah
berantakan.
Uchida:
“Kalian kenapa?”
Albert:
“Akan panjang kalau diceritakan.”
Uchida:
“Tidak apa, kita masih punya waktu sekitar 3 jam sambil menunggu
Francis.”
Di
tempat lain, Francis terlihat melayang-layang masih dengan pakaian
tempurnya. Dia berada di sebuah tempat yang seluruh pemandangannya
berwarna merah menyala, Francis ternyata pingsan dan baru saja
terbangun.
Francis:
“Ng, di mana aku? Tempat apa ini?”
LOKASI
DIMENSI
CRIMSON
WAKTU
SEBELUM DIMENSI LENYAP
2
JAM 39 MENIT
PERINGATAN
SERANGAN
MUSUH
ARAH
UTARA
45 DERAJAT
Francis
langsung berbalik ke belakang begitu mendengar peringatan, dia
merunduk menghindari sabetan ekor raksasa. Dia melihat absorber
raksasa yang tadi dia lawan terbang dengan kedua sayapnya, mengamati
Francis yang melayang-layang.
Absorber:
“Subyek M46 N412O K, kau akan dibawa kembali ke tempat
pemberangkatan. Dua pilihan disediakan, menyerah atau dihentikan
secara manual.”
Francis:
“Sudah pasti kalian tahu bahwa aku tak sudi menyerahkan diri, lebih
baik aku hancurkan kalian sebelum dimensi ini hilang.”
Absorber:
“Pilihan ditetapkan, anda akan dihentikan secara manual.”
Francis:
“Sekarang bagaimana cara aku harus menghabisinya?”
MENCARI
SOLUSI
HANCURKAN
INTI ABSORBER
PILIHAN
PENGHANCURAN
- SERANG MENEMBUS TUBUH BUATAN
- KELUARKAN DAN HANCURKAN INTI DARI TUBUH BUATAN
- MASUK DAN HANCURKAN DARI DALAM
Francis:
“Mari kita coba yang pertama.”
PILIHAN
DITETAPKAN
SERANG
MENEMBUS TUBUH BUATAN
TENAGA
PENDORONG DIAKTIFKAN
KAPASITAS
TENAGA
30%
SISA
ENERGI
75%
Seluruh
bola lampu di setiap sudut tubuhnya bersinar keemasan, Francis
kemudian bersalto. Telapak kakinya mendadak menyemburkan sesuatu, dia
terbang meluncur ke arah kepala absorber. Kepalanya yang hanya
terdiri dari sebuah mata dan sepasang telinga kelelawar, Francis
mendadak terkena hantaman dari ekor absorber. Dia terlontar cukup
jauh, namun dia sempat berhenti dengan tenaga pendorong dari telapak
tangan dan kakinya.
KERUSAKAN
MINIMAL
10%
SISA
ENERGI
71%
Francis:
“Aku paham, jadi setiap lingkaran yang ada di tubuhku ini bekerja
sebagai tenaga pendorong seperti roket. Mari kita lihat, tembakkan
tenaga dari kedua telapak tangan.”
MEMULAI
PENGISIAN TENAGA
MEMUSATKAN
ENERGI PADA KEDUA TELAPAK TANGAN
Lagi-lagi
ekor raksasa menyabet Francis, dia kemudian merentangkan dua telapak
tangannya ke depan. Semacam sinar laser keluar dari telapak
tangannya, membuat ekor itu terpental. Kepala absorber itu kemudian
berubah bentuk, mata di kepalanya menghilang dan digantikan oleh
sekumpulan pistol dan senapan.
Absorber:
“Target terkunci.”
Absorber
itu mulai menembaki Francis, kemudian dengan gesitnya semua tembakan
itu dihindari Francis. Dia terbang memutari tubuh absorber yang besar
dan meluncur tepat ke punggungnya, tapi sialnya dia tertangkap dan
dibelit oleh ekor raksasa. Kali ini kepala absorber itu mendekatinya
dan mulai menembakinya, tubuhnya diberondong oleh ratusan peluru.
PERINGATAN
KERUSAKAN
MINIMAL 35% DAN SEMAKIN MENINGKAT
BILA
TERUS BERLANJUT SISTEM PERTAHANAN AKAN CEPAT HANCUR
Francis:
“Ugh, aku memang tidak merasakan sakit. Terima kasih berkat baju
tempur ini, tapi dalam posisi seperti ini bagaimana aku bisa lepas?
Tangan kananku bisa bergerak bebas, coba kalau aku punya kekuatan
untuk memotong.”
MEMERIKSA
SOLUSI
SOLUSI
DITEMUKAN
MEMUSATKAN
SELURUH ENERGI PADA TANGAN
KEMUNGKINAN
BERHASIL 56%
Tangan
kanan Francis bersinar keemasan dan bergetar, dia kemudian menyabet
ekor yang membelitnya dan membuatnya terpotong. Francis berhasil
melepaskan diri kemudian memegang, ekor yang terpotong kemudian dia
buat senjata. Ekor itu dia ayunkan dan menghantam kepala absorber,
menghancurkan beberapa pistol dan senapan di kepalanya. Francis
kemudian mengamati tubuh raksasa absorber, helmnya menunjukkan
pandangan tembus pandang. Dalam pandangan Francis, ada sesuatu
seperti ubur-ubur bergerak dalam tubuh raksasa itu.
MENEMUKAN
INTI ABSORBER
MENGUNCI
SASARAN
Francis
langsung terbang meluncur langsung ke tubuhnya dan mendarat di bagian
depan, namun kaki laba-laba di sekitarnya mulai menyerang. Francis
menghindari serangan dengan meloncat serta bersalto ke depan dan
belakang berkali-kali, dia kemudian mengangkat tangan kanannya yang
mengepal dan bersinar keemasan. Tangan kanan itu menembus tubuh
absorber, namun sebuah masalah baru terjadi. Tangannya tak bisa
dikeluarkan walau ditarik, membuatnya menjadi sasaran empuk kaki-kaki
absorber. Dia terus-menerus dipukuli kaki-kaki tersebut, dia sama
sekali tak berkutik.
METODE
PENYERANGAN GAGAL
PERINGATAN
KERUSAKAN
65%
SISA
ENERGI 30%
KAPASITAS
TENAGA 27%
PEMAKAIAN
ENERGI MENGHABISKAN TENAGA DENGAN CEPAT
DISARANKAN
UNTUK MENGISI ULANG ENERGI
Francis:
“Isi ulang? Bagaimana?”
BAJU
TEMPUR MENGANDUNG PARTIKEL CRIMSON
SERAP
PARTIKEL CRIMSON DALAM DIMENSI CRIMSON
GANTI
BAJU TEMPUR KE MODE PENGISIAN
PERINGATAN
MODE
PENGISIAN HANYA BISA MENGISI 25% ENERGI
Francis:
“Lakukan saja, bagaimana caranya?”
TARIK
KENOP
PUTAR
KENOP 360 DERAJAT KE KIRI
180
DERAJAT KE KANAN
TEKAN
KENOP
Setelah
melakukan instruksi, seluruh lingkaran di tubuhnya bersinar
kemerahan. Semua lingkaran menyerap semacam butiran kecil berwarna
merah yang tersebar di sekitar daerah itu, Francis sendiri berhasil
menahan satu kaki sementara dia mengisi energi.
PENGISIAN
ENERGI SELESAI
SISA
ENERGI 55%
KERUSAKAN
70%
HARAP
BERGANTI KE MODE TEMPUR
LAKUKAN
CARA BERLAWANAN DENGAN METODE PENGISIAN
Francis:
“Sungguh merepotkan.”
Francis
dengan sekuat tenaga mencabut dan menancapkan kaki yang dia tangkap
ke tubuh absorber, setelah itu dia melakukan instruksi yang
diberikan. Lingkaran-lingkaran di tubuhnya kini berubah kembali
menjadi keemasan, dia berhasil mengeluarkan tangannya yang terjepit
dari tubuh absorber. Setelah itu dia terbang menjauh darinya, dia
kemudian melihat kumpulan rongsokan yang tadinya adalah ekor absorber
terpisah dan beterbangan ke mana-mana.
Francis:
“Jadi bagian tubuh yang sudah terpisah takkan bisa bergerak
kembali, aku ada sebuah ide. Aku harus keluarkan intinya, pusatkan
seluruh energi pada tangan dan kaki.”
MEMUSATKAN
SELURUH ENERGI PADA TANGAN DAN KAKI
PERINGATAN
ENERGI
ANDA AKAN HABIS
BAJU
TEMPUR AKAN MATI SECARA OTOMATIS
TAK
ADA ENERGI LAGI UNTUK PENDUKUNG KEHIDUPAN
Francis:
“Kalau begitu sisakan 10 atau 5% untuk pendukung kehidupan.”
METODE
DITERIMA
10%
ENERGI DIPUSATKAN UNTUK PENDUKUNG KEHIDUPAN
45%
ENERGI DIPUSATKAN PADA TANGAN DAN KAKI
WAKTU
HILANGNYA DIMENSI
1
JAM 45 MENIT
Francis:
“Ayo berputar.”
Francis
terbang meluncur dan berputar seperti gasing ke arah absorber, dengan
posisi tangan direntangkan ke depan dan kedua telapak tangannya
disatukan. Dia meluncur dengan kecepatan tinggi dan menabrak kaki
yang tertancap di tubuh absorber, serangannya membuat tubuh raksasa
itu berlubang. Tubuh raksasa yang terdiri dari kumpulan barang
rongsokan itu kini bertebaran menjadi bagian-bagian kecil, Francis
sudah berhenti berputar dan terlihat mencengkeram sesuatu. Di
tangannya ada semacam makhluk berwarna abu-abu, bentuknya seperti
bola mata dan memiliki tentakel.
INTI
BERHASIL DIKELUARKAN
DISARANKAN
UNTUK MENGHANCURKAN TANPA SISA
AKTIFKAN
PENGHANCUR PARTIKEL
Kedua
tangannya bersinar keemasan, dia kemudian menepuk makhluk itu sampai
lenyap menjadi butiran merah. Dia kemudian melayang sambil
tidur-tiduran, dia meletakkan kedua tangannya di belakang kepala.
Francis:
“Akhirnya selesai juga, berapa lama lagi sampai dimensi ini
lenyap?”
DIMENSI
AKAN LENYAP DALAM WAKTU
1
JAM 30 MENIT
SISA
WAKTU PENDUKUNG KEHIDUPAN
45
MENIT
Francis:
“Apa? Jadi tidak lama lagi aku akan mati? Berarti sia-sia aku di
sini, andai saja ada alat komunikasi.”
SISTEM
KOMUNIKASI TERSEDIA
SILAHKAN
SEBUTKAN JALUR YANG INGIN DIHUBUNGI
Francis:
“Jadi memang ada, tapi aku ragu jika aku bisa menghubungi Uchida.”
MELACAK
JALUR
MENGHUBUNGI
UCHIDA TOMIZAWA
Francis:
“...ternyata bisa...”
No comments:
Post a Comment