Wednesday, December 26, 2012

Level 8

PERTEMPURAN

Oslo, Norwegia, 12 Oktober 2010, 06:00. Matahari sudah terbit dan menyinari seluruh kota, termasuk tempat pembuangan sampah di mana Francis dan Claudia berada sekarang. Kini Claudia berhadapan dengan sosok Francis yang menjadi gagah, dia memakai baju merah dengan motif garis berwarna kuning di sekujur tubuhnya. Di dadanya ada sebuah simbol segitiga bertumpuk, lambang segitiga berwarna merah ada di atas lambang segitiga terbalik berwarna kuning. Di setiap bagian tubuh mulai dari pundak, siku, lutut, punggung tangan dan telapak tangan terpasang semacam mutiara.

Francis: “Kau tidak apa-apa?”
Claudia: “Kak Zero?”
Francis: “Ya ini aku, kau tidak apa-apa?”
Claudia: “I... iya, hanya jatuh saja.”
Francis: “Biar kubantu.” (mengulurkan tangan)
Claudia: “Terima kasih.”
Francis: “Padahal tadi kau sudah kusuruh untuk tetap bersama dua orang tolol itu... tunggu... aku sudah bisa bahasa Norwegia lagi, aku sekarang sudah mengerti perkataanmu kembali.”
Claudia: “Cepat sekali kak Zero berganti baju.”
Francis: “Daripada memikirkan itu, bagaimana kau bisa dapat helm ini?”
Claudia: “Paman dengan wajah seperti tengkorak menyuruhku memberikannya padamu.”
Francis: “Uchida... dia di sini sekarang?”
Claudia: “Ya, dia jatuh dari atas langit dan terlihat kelaparan.”
Francis: “Ups... salahku.”

Mendadak tanah bergetar dengan keras, dari dalam tempat pembuangan besi rongsokan muncul sosok yang sangat besar. Absorber yang dilempar oleh Francis sudah bangkit kembali dengan wujud yang menyeramkan dan ukuran yang setara dengan sebuah gedung pencakar langit, absorber berkepala ular, bersayap kelelawar, bertubuh laba-laba lengkap dengan kaki-kakinya.

Francis: “Claudia, aku ingin kau segera lari dari sini bersama dengan dua orang tolol itu. Sup di rumahmu masih ada?”
Claudia: “Ada, tapi ibu menyimpannya untuk sarapan.”
Francis: “Berikan pada Uchida, orang yang memberikan helm padamu tadi. Nanti makanan itu akan kuganti, ibumu pasti akan mengerti.”
Claudia: “Tapi supnya belum dihangatkan.”
Francis: “Cepat berikan saja! Percaya saja padaku, aku ini seorang pria dewasa! Bisakah setidaknya kau mencoba untuk percaya?!”
Claudia: “Kak Zero... baiklah, cepatlah kembali.”
Francis: “Sekarang, sampai mana kita?”

MEMULAI ANALISA SUBYEK
JENIS
ORGANISME CYBER
TIPE
ABSORBER
LEVEL KEKUATAN
35 %
KELEMAHAN
API

Francis: “Aku tahu hal seperti itu, masalahnya adalah hal seperti ini bisa menarik perhatian orang sekitar. Paling tidak aku harus melawannya di tempat sepi, sekarang juga sudah pagi.”

MENCARI SOLUSI YANG BISA DIGUNAKAN
MOHON DITUNGGU
SOLUSI DITEMUKAN
GUNAKAN PEMINDAH DIMENSI
CARA PENGGUNAAN
TARIK DAN PUTAR KENOP DI DADA 45% KE KIRI
AKTIFKAN DENGAN MENEKAN KENOP

Francis: “Hey, praktis juga. Baiklah, jadi lambang ini adalah kenop? Biar kulihat, tarik lambang segitiga ini ke kanan sedikit kemudian tekan.”

Lambang segitiga merah itu diputar menjadi segitiga terbalik dan ditekan, sekarang di dadanya hanya ada lambang segitiga merah. Sesuatu terjadi pada seluruh tubuh Francis setelah dia melakukan instruksi, lambang segitiga terbalik itu mengalirkan semacam energi melalui garis-garis kuning dan membuat mutiara-mutiara di sekujur tubuhnya bersinar kemerahan.

MENGISI TENAGA
TENAGA MAKSIMUM
PEMINDAH DIMENSI DIAKTIFKAN
KUNCI SASARAN DAN TEMBAKKAN SINAR PEMINDAH

Francis: “Tembakkan? Lewat mana?”

SASARAN TERKUNCI
BERSIAP UNTUK MENEMBAK

Lambang segitiga merah di dadanya mulai bersinar, dia kemudian membusungkan dadanya. Semakin lama lambang itu makin terang, kemudian sinar merah meluncur keluar dari dadanya dan mengenai absorber. Dalam sekejap mata, absorber raksasa itu menghilang bersama dengan Francis di tempat kejadian.


Sementara itu di kediaman keluarga Welsley, Albert, Jacques, dan Claudia sedang duduk di ruang makan. Mereka melihat Uchida yang duduk di kursi dan sedari tadi kelihatan lemas, Claudia kemudian membuka tutup panci berisi sup di atas meja. Asap membubung dari dalamnya, Albert dan Jacques ngiler begitu mencium baunya. Mereka langsung mengambil sendok dan garpu serta piring di atas meja.

Claudia: “Jangan dimakan, ini untuk paman Uchida. nanti kalian semua akan dapat kalau paman Uchida sudah selesai, biar kuambilkan dulu untuknya.”

Ketika Claudia akan mengambil sup, aroma dari sup itu masuk ke dalam hidung Uchida. Hidungnya mulai bergerak-gerak, badannya yang berbentuk oval bergetar kencang. Pintu di dadanya menjeblak terbuka, dari dalamnya keluar sebuah selang. Claudia, Albert, dan Jacques kaget dan menjauhi meja. Selang dari dalam dadanya bergerak seperti ular, selang itu berjalan ke arah sup. Ujung selang itu masuk ke dalam panci dan menyedot seluruh isinya, membuat semacam meteran di dalam tubuhnya naik bersamaan dengan itu. Uchida kini membuka matanya dan menengadah ke atas, dia berteriak keras.

Uchida: “HUAAAAH!! Hah... hah... hah... kukira aku akan mati, akhirnya aku bertenaga kembali.(menepuk tangan) Gochisou-sama, masuklah.”

Selang itu masuk ke dalam tubuh Uchida, pintu di dadanya dia tutup kembali. Dia melihat Albert yang melihat secara sembunyi-sembunyi dari bawah meja, Jacques yang melihat dari balik dinding, serta Claudia yang berdiri di hadapannya. Uchida kemudian berdiri, dia mendekati Claudia.

Uchida: “Sebelumnya boleh aku tahu siapa yang memberiku makanan? Kau? (melihat Albert namun dia menggeleng) Kau? (melihat Jacques dan dijawab dengan gelengan) Atau kau, gadis kecil?”

Claudia mengangguk, tangan kanan Uchida mendekati wajahnya. Dia mengusap-usap pipinya dengan jari telunjuknya yang besar, Claudia sama sekali tidak terlihat ketakutan. Albert dan Jacques sendiri saking ketakutan dan hanya bisa melihat, Uchida kemudian berhenti mengusap-usap dan memandangi Claudia.

Uchida: “Kau tidak takut?”
Claudia: “Sedikit.”
Uchida: “Terima kasih karena telah memberiku makan, tapi... apa hanya itu saja yang kau punya?”
Claudia: “Hanya itu satu-satunya yang tersisa di rumah.”
Uchida: “Yareyare (astaga), energiku hanya terisi 25%. Aku hanya bisa bertahan selama 6 jam mulai dari sekarang, aku harus cari sumber tenaga di lain tempat. Tapi sekarang sudah pagi, aku takkan bisa keluar dengan kondisi seperti ini.”
Claudia: “Maaf, apa paman teman kak Zero? Paman bisa menolongnya?”
Uchida: “Francis? Benar, di mana dia sekarang?”
Claudia: “Tadi dia melawan monster besar di tempat pembuangan sampah, kak Zero juga berganti baju lengkap dengan helm yang paman berikan.”
Uchida: “Dia sudah bertransformasi? Lalu kau tahu apa yang terjadi setelah itu?”
Claudia: “Tadi aku disuruh untuk membawa paman Uchida bersama dengan mereka, (menunjuk Albert dan Jacques) aku juga disuruh memberi paman makan. Setelah paman dibawa ke sini, aku sempat melihat cahaya merah dari tempat pembuangan.”
Uchida: “Syukurlah, itu berarti sekarang dia sudah berpindah tempat. Kau tak usah khawatir, sekarang dia baik-baik saja.”
Claudia: “Benarkah?”
Uchida: “Benar, siapa namamu?”
Claudia: “Aku Claudia, salam kenal.”

Claudia mengulurkan tangannya, Uchida sendiri memberikan jari telunjuknya dan dijabat oleh Claudia. Wajah Uchida sendiri nampak terlihat senang, mendadak dia melihat Albert dan Jacques yang kondisinya sudah berantakan.

Uchida: “Kalian kenapa?”
Albert: “Akan panjang kalau diceritakan.”
Uchida: “Tidak apa, kita masih punya waktu sekitar 3 jam sambil menunggu Francis.”


Di tempat lain, Francis terlihat melayang-layang masih dengan pakaian tempurnya. Dia berada di sebuah tempat yang seluruh pemandangannya berwarna merah menyala, Francis ternyata pingsan dan baru saja terbangun.

Francis: “Ng, di mana aku? Tempat apa ini?”

LOKASI
DIMENSI CRIMSON
WAKTU SEBELUM DIMENSI LENYAP
2 JAM 39 MENIT
PERINGATAN
SERANGAN MUSUH
ARAH
UTARA 45 DERAJAT

Francis langsung berbalik ke belakang begitu mendengar peringatan, dia merunduk menghindari sabetan ekor raksasa. Dia melihat absorber raksasa yang tadi dia lawan terbang dengan kedua sayapnya, mengamati Francis yang melayang-layang.

Absorber: “Subyek M46 N412O K, kau akan dibawa kembali ke tempat pemberangkatan. Dua pilihan disediakan, menyerah atau dihentikan secara manual.”
Francis: “Sudah pasti kalian tahu bahwa aku tak sudi menyerahkan diri, lebih baik aku hancurkan kalian sebelum dimensi ini hilang.”
Absorber: “Pilihan ditetapkan, anda akan dihentikan secara manual.”
Francis: “Sekarang bagaimana cara aku harus menghabisinya?”

MENCARI SOLUSI
HANCURKAN INTI ABSORBER
PILIHAN PENGHANCURAN
  1. SERANG MENEMBUS TUBUH BUATAN
  2. KELUARKAN DAN HANCURKAN INTI DARI TUBUH BUATAN
  3. MASUK DAN HANCURKAN DARI DALAM

Francis: “Mari kita coba yang pertama.”

PILIHAN DITETAPKAN
SERANG MENEMBUS TUBUH BUATAN
TENAGA PENDORONG DIAKTIFKAN
KAPASITAS TENAGA
30%
SISA ENERGI
75%

Seluruh bola lampu di setiap sudut tubuhnya bersinar keemasan, Francis kemudian bersalto. Telapak kakinya mendadak menyemburkan sesuatu, dia terbang meluncur ke arah kepala absorber. Kepalanya yang hanya terdiri dari sebuah mata dan sepasang telinga kelelawar, Francis mendadak terkena hantaman dari ekor absorber. Dia terlontar cukup jauh, namun dia sempat berhenti dengan tenaga pendorong dari telapak tangan dan kakinya.

KERUSAKAN MINIMAL
10%
SISA ENERGI
71%

Francis: “Aku paham, jadi setiap lingkaran yang ada di tubuhku ini bekerja sebagai tenaga pendorong seperti roket. Mari kita lihat, tembakkan tenaga dari kedua telapak tangan.”

MEMULAI PENGISIAN TENAGA
MEMUSATKAN ENERGI PADA KEDUA TELAPAK TANGAN

Lagi-lagi ekor raksasa menyabet Francis, dia kemudian merentangkan dua telapak tangannya ke depan. Semacam sinar laser keluar dari telapak tangannya, membuat ekor itu terpental. Kepala absorber itu kemudian berubah bentuk, mata di kepalanya menghilang dan digantikan oleh sekumpulan pistol dan senapan.

Absorber: “Target terkunci.”

Absorber itu mulai menembaki Francis, kemudian dengan gesitnya semua tembakan itu dihindari Francis. Dia terbang memutari tubuh absorber yang besar dan meluncur tepat ke punggungnya, tapi sialnya dia tertangkap dan dibelit oleh ekor raksasa. Kali ini kepala absorber itu mendekatinya dan mulai menembakinya, tubuhnya diberondong oleh ratusan peluru.

PERINGATAN
KERUSAKAN MINIMAL 35% DAN SEMAKIN MENINGKAT
BILA TERUS BERLANJUT SISTEM PERTAHANAN AKAN CEPAT HANCUR

Francis: “Ugh, aku memang tidak merasakan sakit. Terima kasih berkat baju tempur ini, tapi dalam posisi seperti ini bagaimana aku bisa lepas? Tangan kananku bisa bergerak bebas, coba kalau aku punya kekuatan untuk memotong.”

MEMERIKSA SOLUSI
SOLUSI DITEMUKAN
MEMUSATKAN SELURUH ENERGI PADA TANGAN
KEMUNGKINAN BERHASIL 56%

Tangan kanan Francis bersinar keemasan dan bergetar, dia kemudian menyabet ekor yang membelitnya dan membuatnya terpotong. Francis berhasil melepaskan diri kemudian memegang, ekor yang terpotong kemudian dia buat senjata. Ekor itu dia ayunkan dan menghantam kepala absorber, menghancurkan beberapa pistol dan senapan di kepalanya. Francis kemudian mengamati tubuh raksasa absorber, helmnya menunjukkan pandangan tembus pandang. Dalam pandangan Francis, ada sesuatu seperti ubur-ubur bergerak dalam tubuh raksasa itu.

MENEMUKAN INTI ABSORBER
MENGUNCI SASARAN

Francis langsung terbang meluncur langsung ke tubuhnya dan mendarat di bagian depan, namun kaki laba-laba di sekitarnya mulai menyerang. Francis menghindari serangan dengan meloncat serta bersalto ke depan dan belakang berkali-kali, dia kemudian mengangkat tangan kanannya yang mengepal dan bersinar keemasan. Tangan kanan itu menembus tubuh absorber, namun sebuah masalah baru terjadi. Tangannya tak bisa dikeluarkan walau ditarik, membuatnya menjadi sasaran empuk kaki-kaki absorber. Dia terus-menerus dipukuli kaki-kaki tersebut, dia sama sekali tak berkutik.

METODE PENYERANGAN GAGAL
PERINGATAN
KERUSAKAN 65%
SISA ENERGI 30%
KAPASITAS TENAGA 27%
PEMAKAIAN ENERGI MENGHABISKAN TENAGA DENGAN CEPAT
DISARANKAN UNTUK MENGISI ULANG ENERGI

Francis: “Isi ulang? Bagaimana?”

BAJU TEMPUR MENGANDUNG PARTIKEL CRIMSON
SERAP PARTIKEL CRIMSON DALAM DIMENSI CRIMSON
GANTI BAJU TEMPUR KE MODE PENGISIAN
PERINGATAN
MODE PENGISIAN HANYA BISA MENGISI 25% ENERGI

Francis: “Lakukan saja, bagaimana caranya?”

TARIK KENOP
PUTAR KENOP 360 DERAJAT KE KIRI
180 DERAJAT KE KANAN
TEKAN KENOP

Setelah melakukan instruksi, seluruh lingkaran di tubuhnya bersinar kemerahan. Semua lingkaran menyerap semacam butiran kecil berwarna merah yang tersebar di sekitar daerah itu, Francis sendiri berhasil menahan satu kaki sementara dia mengisi energi.

PENGISIAN ENERGI SELESAI
SISA ENERGI 55%
KERUSAKAN 70%
HARAP BERGANTI KE MODE TEMPUR
LAKUKAN CARA BERLAWANAN DENGAN METODE PENGISIAN

Francis: “Sungguh merepotkan.”

Francis dengan sekuat tenaga mencabut dan menancapkan kaki yang dia tangkap ke tubuh absorber, setelah itu dia melakukan instruksi yang diberikan. Lingkaran-lingkaran di tubuhnya kini berubah kembali menjadi keemasan, dia berhasil mengeluarkan tangannya yang terjepit dari tubuh absorber. Setelah itu dia terbang menjauh darinya, dia kemudian melihat kumpulan rongsokan yang tadinya adalah ekor absorber terpisah dan beterbangan ke mana-mana.

Francis: “Jadi bagian tubuh yang sudah terpisah takkan bisa bergerak kembali, aku ada sebuah ide. Aku harus keluarkan intinya, pusatkan seluruh energi pada tangan dan kaki.”

MEMUSATKAN SELURUH ENERGI PADA TANGAN DAN KAKI
PERINGATAN
ENERGI ANDA AKAN HABIS
BAJU TEMPUR AKAN MATI SECARA OTOMATIS
TAK ADA ENERGI LAGI UNTUK PENDUKUNG KEHIDUPAN

Francis: “Kalau begitu sisakan 10 atau 5% untuk pendukung kehidupan.”

METODE DITERIMA
10% ENERGI DIPUSATKAN UNTUK PENDUKUNG KEHIDUPAN
45% ENERGI DIPUSATKAN PADA TANGAN DAN KAKI
WAKTU HILANGNYA DIMENSI
1 JAM 45 MENIT

Francis: “Ayo berputar.”

Francis terbang meluncur dan berputar seperti gasing ke arah absorber, dengan posisi tangan direntangkan ke depan dan kedua telapak tangannya disatukan. Dia meluncur dengan kecepatan tinggi dan menabrak kaki yang tertancap di tubuh absorber, serangannya membuat tubuh raksasa itu berlubang. Tubuh raksasa yang terdiri dari kumpulan barang rongsokan itu kini bertebaran menjadi bagian-bagian kecil, Francis sudah berhenti berputar dan terlihat mencengkeram sesuatu. Di tangannya ada semacam makhluk berwarna abu-abu, bentuknya seperti bola mata dan memiliki tentakel.

INTI BERHASIL DIKELUARKAN
DISARANKAN UNTUK MENGHANCURKAN TANPA SISA
AKTIFKAN PENGHANCUR PARTIKEL

Kedua tangannya bersinar keemasan, dia kemudian menepuk makhluk itu sampai lenyap menjadi butiran merah. Dia kemudian melayang sambil tidur-tiduran, dia meletakkan kedua tangannya di belakang kepala.

Francis: “Akhirnya selesai juga, berapa lama lagi sampai dimensi ini lenyap?”

DIMENSI AKAN LENYAP DALAM WAKTU
1 JAM 30 MENIT
SISA WAKTU PENDUKUNG KEHIDUPAN
45 MENIT

Francis: “Apa? Jadi tidak lama lagi aku akan mati? Berarti sia-sia aku di sini, andai saja ada alat komunikasi.”

SISTEM KOMUNIKASI TERSEDIA
SILAHKAN SEBUTKAN JALUR YANG INGIN DIHUBUNGI

Francis: “Jadi memang ada, tapi aku ragu jika aku bisa menghubungi Uchida.”

MELACAK JALUR
MENGHUBUNGI UCHIDA TOMIZAWA

Francis: “...ternyata bisa...”

No comments:

Post a Comment